Prinsip–prinsip dan Langkah–langkah Pemilihan Bahan Ajar





Dalam Direktorat Buku Jenderal Pedoman Menyusun Manajemen Dan Pendidikan Memilih Dasar Bahan Ajar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional (2006) menerangkan bahwaada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam pemilihan bahan ajar: Prinsip-prinsip dalam pemilihan materi pembelajaran adalah : 

1) Prinsip Relevansi hendaknya artinya keterkaitan. Materi pembelajaran relevan atau ada kaitan ataupun ada hubungan dengan pencapaian standar kompetensi yang diharapkan dikuasai
siswa berupa menghafal fakta, maka
materi pembelajaran
yang
diajarkan harus berupa fakta atau bahan hafalan.
2)
Prinsip konsistensi artinya keajegan. Jika kompetensi dasar yang
harus dikuasai siswa empat macam, maka bahan ajar yang harus
diajarkan juga harus meliputi empat macam. Misalnya kompetensi
dasar yang harus dikuasai siswa adalah pengoperasian bilangan yang
meliputi penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, maka
materi yang diajarkan juga
harus meliputi teknik
penjumlahan,
pengurangan, perkalian dan pembagian.
3) Prinsip kecukupan artinya materi yang diajarkan hendaknya cukup
memadai dalam membantu siswa menguasai kompetensi dasar yang
diajarkan. Materi tidak boleh terlalu sedikit, dan tidak boleh
terlalu banyak. Jika terlalu sedikit akan kurang membantu
mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar, sebaliknya jika
terlalu banyak akan membuang-buang waktu dan tenaga yang tidak
perlu untuk mempelajarinya.
Kriteria pokok pemilihan bahan ajar atau materi pembelajaran adalah
tujuan pembelajaran. Hal ini berarti bahwa materi pembelajaran yang dipilih
untuk diajarkan oleh guru, di satu pihak dan harus dipelajari siswa di lain pihak
hendaknya berisikan materi atau bahan ajar yang benar-benar menunjang
tercapainya tujuan pembelajaran.
Dengan kata lain, pemilihan bahan ajar haruslah mengacu atau merujuk pada tujuan pembelajaran. Langkah-langkah pemilihan bahan ajar meliputi pertama mengidentifikasi aspek-aspek yang terdapat dalam tujuan pembelajaran yang menjadi acuan atau rujukan pemilihan bahan ajar. Langkah berikutnya adalah mengidentifikasi jenis- jenis materi bahan ajar. Langkah ketiga memilih bahan ajar yang sesuai atau relevan dengan tujuan pembelajaran yang telah teridentifikasi. Terakhir adalah memilih sumber bahan ajar. Ketersediaan bahan ajar yang cukup di lingkungan pendidikan terutama di sekolah-sekolah dapat mendukung kegiatan pembelajaran serta meningkatkan minat belajar siswa sehingga waktu yang dihabiskan untuk belajar menjadi lebih banyak. Semakin banyak waktu yang dihabiskan oleh siswa dengan bahan ajar, maka proses pembelajaran akan terus berlangsung.

Download File Aslinya Disini 

baca juga Jenis Bahan Ajar


Ranking: 5
 
© Download Gratis Area All Rights Reserved