Pengertian Belajar dan Prinsip-Prinsip Belajar

1. Pengertian Belajar
Belajar adalah kegiatan yang berproses dan merupakan unsur yang
sangat fundamental dalam setiap penyelenggaraan pendidikan. Berhasil atau
tidaknya pencapaian tujuan pendidikan amat bergantung pada proses belajar
yang dialami siswa baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan
belajarnya sendiri, karena sesungguhnya belajar dilakukan di manapun dan
kapanpun hingga akhir hayat.
Abin Syamsudin (2002 : 110) mendefinisikan pengertian belajar
sebagai “suatu proses perubahan tingkah laku atau pribadi seseorang
berdasarkan praktek atau pengalaman tertentu”. Sedangkan Muhibbin Syah
2002 : 27) menyimpulkan secara umum bahwa “belajar sebagai tahapan
perubahan seluruh tingkah laku individu yang relatif menetap sebagai hasil
pengalaman atau interaksi dengan lingkungan yang melibatkan proses
kognitif”.
Adapun menurut Hilgrad dan Ower (Ngalim Purwanto, 2006 : 84)
mengemukakan bahwa:
”Belajar berhubungan dengan perubahan tingkah laku seseorang terhadap
sitiasi tertentu yang disebabkan oleh pengalamannya yang berulang-ulang
dalam situasi itu, dimana perubahan tingkah laku tidak dapat dijelaskan atau
dasar kecenderungan respon pembawaan, kematangan atau keadaan-keadaan
sesaat seseorang misalnya pengaruh obat, kelelahan, dan sebagainya.”
Noehi Nasution (1992 : 4) memandang belajar bukanlah suatu aktivitas
yang berdiri sendiri, mereka berkesimpulan bahwa ada unsur-unsur lain yang
ikut terlibat langsung di dalamnya, yaitu raw input, learning teaching process,
output, environmental input, dan instrumental input.
Di dalam proses
belajar mengajar itu ikut berpengaruh sejumlah faktor instrumental
(Instrumental Input) yang dengan sengaja dirancang dan dimanipulasi guna
menunjang tercapainya keluaran yang dikehendaki berupa metode dan
pendekatan mengajar yang digunakan guru pada kegiatan belajar mengajar.
Sedangkan keadaan lingkungan (environmental input) merupakan faktor-
faktor lainnya yang berada di luar diri siswa yang juga ikut berperan serta

mempengaruhi hasil output dari proses belajar mengajar ini, seperti keadaan
sosial di sekitar siswa, kondisi keluarga, ketersediaan fasilitas, serta faktor
lainnya.
Dari beberapa pengertian belajar di atas, dapat disimpulkan bahwa
belajar adalah suatu proses usaha atau interaksi yang dilakukan oleh individu
secara disengaja atau disadari untuk memperoleh sesuatu yang baru dan
perubahan tingkah laku yang relatif mantap berkat latihan dan pengalaman.


2. Prinsip-Prinsip Belajar
Proses belajar dapat dianalisa dalam bentuk prinsip-prinsip. Menurut
Syaiful Sagala (2003 : 54) prinsip-prinsip belajar tersebut adalah :
a. Law of Effect, yaitu apabila hubungan antara stimulus dengan respon
terjadi dan diikuti dengan keadaan yang memuaskan, maka hubungan itu
dapat diperkuat. Sebaliknya jika hubungan itu diikuti dengan perasaan
tidak menyenangkan, maka hubungan itu akan melemah. Jadi hasil
belajar akan diperkuat apabila menumbuhkan rasa senang atau puas.
b. Spread of Effect, yaitu reaksi emosional yang megiringi kepuasan itu
tidak terbatas pada sumber utama pemberi kepuasan, tetapi kepuasan
mendapat pengetahuan baru.
c. Law of Exercise, yaitu hubungan antara stimulus dan respon diperkuat
dengan latihan dan penguasaan, sebaliknya hubungan itu akan melemah
jika tidak dipergunakan. Jadi hasil belajar akan lebih sempurna apabila
sering diulang dan dilatih.
d. Law of Readness, yaitu bila satuan-satuan dalam sistem syaraf telah siap
berkonduksi, dan hubungan itu berlangsung, maka terjadinya hubungan
itu akan memuaskan, dalam hubungan ini tingkah laku baru akan terjadi
apabila yang belajar telah siap belajar.
e. Law of Primacy, yaitu hasil belajar yang diperoleh melalui kesan
pertama akan sulit digoyahkan.
f. Law of Intensity, yaitu belajar memberi makna yang dalam apabila
diupayakan melalui kegiatan belajar yang dinamis.
g. Law of Recency, yaitu bahan yang baru dipelajari akan lebih mudah
diingat.

Download file aslinya disini

silahkan mampir juga di Model PAKEM dalam Pembelajaran Menulis
Ranking: 5
 
© Download Gratis Area All Rights Reserved